Category: Blog

  • Rapat Umum Pemegang Saham Pertama PT LKM Arta Tanjung Mandiri Kec. Tanjunganom Menyepakati Langkah-Langkah Strategis

    Rapat Umum Pemegang Saham Pertama PT LKM Arta Tanjung Mandiri Kec. Tanjunganom Menyepakati Langkah-Langkah Strategis

    NGANJUK- BUMDESMA. – BUMDESMA Mulia Mandiri-mandiri LKd Tanjunganom merupakan salah satu BUMDESMA yang memiliki berbagi jenis unit usaha. Salah satu unit usaha dari BUMDESMA adalah PT Lembaga Keuangan Mikro (PT LKM) Arta Tanjung Mandiri.  PT LKM Arta Tanjung Mandiri telah selesai melaksanakan RUPS yang pertama kalinya. Dalam sebuah pertemuan yang penuh kekeluargaan pengurus sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pertamanya pada hari kamis 21 Mei 2024. Rapat ini diselenggarakan di ruang pertemuan utama Balai desa Sidoarjo Kecamatan Tanjunganom.

    RUPS pertama PT LKM Arta Tanjung Mandiri dihadiri oleh Komisaris , Direktur, Pemilik saham dan karyawan PT LKM. Mereka melaksanakan rapat untuk membahas langkah-langkah strategis dan keputusan penting yang akan menjadi dasar pengembangan masa depan PT Lembaga Keuangan Mikro.

    Salah satu point utama dalam agenda rapat adalah penyusunan rencana strategis jangka panjang untuk PT LKM Arta Tanjung Mandiri. Dalam diskusi yang bersemangat, para pemegang saham memberikan masukan yang berharga tentang arah yang diinginkan oleh PT LKM dalam lima tahun ke depan. Langkah-langkah konkret untuk meningkatkan pertumbuhan PT LKM, memperluas jaringan anggota, dan meningkatkan kesejahteraan bersama dibahas secara mendalam.

    Selain itu, rapat juga menyetujui laporan keuangan tahunan PT LKM dan rencana kerja serta operasional tahun 2024, mengevaluasi kinerja pengurus, serta menyepakati akan dilakukan penambahan modal guna untuk mengembangkan usaha. Transparansi dan akuntabilitas diakui sebagai prinsip inti yang harus dipegang teguh oleh pengelola dalam setiap langkahnya.

    Camat Tanjunganom Bapak Johansyah Setyawan SE, dalam sambutanya mengucapkan selamat dan sukses atas RUPS yang pertama semoga lancar dan bisa menginspirasi BUMDESMA Lainya untuk membentuk PT LKM.  Direktur PT LKM Arta Tanjung Mandiri Ganes Tri Yuniarti mengungkapkan kepuasannya atas hasil rapat tersebut. RUPS pertama kami merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT LKM ini. Kolaborasi antara pemegang saham dan karyawan menjadi kunci kesuksesan kami. Kami berkomitmen untuk terus mengambil langkah-langkah yang mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat umumnya, ”Kata Ganes”.

    Rapat ditutup dengan semangat yang tinggi dan tekad yang kuat untuk mewujudkan visi dan misi BUMDESMA Mulia Mandiri-Mandiri LKd. Keputusan-keputusan strategis yang diambil dalam rapat ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dalam jangka panjang. Di akhir acara diberikan sertifikat kepada para pemilik saham (Ang)

  • DPMD  Nganjuk Gelar Kembali Sosialisasi Pendirian PT LKM Bersama OJK

    DPMD  Nganjuk Gelar Kembali Sosialisasi Pendirian PT LKM Bersama OJK

    Kali ini sosialisasi bertempat di Balai Desa Sidokare Kecamatan Rejoso. Acara dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Nganjuk Bapak Drs. Eko Sutrisno, MM. Acara dihadiri oleh Camat se Kabupaten Nganjuk, Dewan Penasehat Bumdesma se Kabupaten Nganjuk, Direktur Bumdesma se Kabupaten Nganjuk, Pengurus asosiasi Bumdesma Kabupaten Nganjuk dan undangan lainya.

    Dalam sambutanya Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik menyampaikan, sebagai Bandan Usaha yang semata mata tidak berorientasi pada profit sangat diapresiasi karena selalu  berinovasi dan berbenah menyesuaikan dengan aturan yang ada dalam melayani masyarakat yang dinamis. Sehingga sangat tepat jika Kepala Dinas PMD mengangkat tema “ Bumi Anjuk Ladang “ Bumdesma Berinovasi, Berkelanjutan dan Berdaya Saing untuk menjawab tantangan dimasa depan.

    Paparan Pertama disampaikan oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk Bapak Puguh Harnoto, S.STP.MM mengajak kepada semua stakeholders untuk ikut mengoptimalkan peran Bumdesma dalam melayani kebutuhan masyarakat. Mari kita bersama-sama untuk menyelamatkan dan mengembangkan Bumdesma yang kita miliki. Dinas PMD akan memberikan fasilitasi dalam pengurusan perijinan pendirian PT Lembaga Keuangan Mikro ( PT LKM ) melalui Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ). Sampai hari ini sudah ada dua Bumdesma yang sudah memperoleh ijin melaksanakan kegiatan sebagai Lembaga Keuangan Mikro yaitu Bumdesma Podorukun LKd Kecamatan wilangan dan Bumdesma Mulia Mandiri LKd Kecamatan Tanjunganom sedangkan satu Bumdesma Barokah Jaya Baron LKd dalam proses pengurusan. Ditegaskan oleh Kepala Dinas PMD bahwa target jangka pendek lima Bumdesma dapat memiliki ijin operasional lembaga keuangan mikro dari OJK, dalam jangka menengah sepuluh Bumdesma dan Jangka panjang  tujuh belas Bumdesma sudah memiliki ijin operasional semua.

    OJK Jawa Timur menyampaikan , Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.05/2014 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) disusun agar LKM yang beroperasi dengan izin serta kelembagaan yang diatur oleh OJK, dapat terus berkontribusi untuk memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro, dengan tetap memperhatikan aspek prudensial dan perlindungan terhadap nasabah. Beruntung Bumdesma se Kabupaten Nganjuk semua sudah berbadan hukum sehingga menambah kemudahan untuk melakukan proses ijin operasional, demikian disampaikan oleh Ibu Dyah Purnamasari dari OJK Jawa Timur perwakilan Kediri.

    Dijelaskan perbedaan pengelolaan dana bergulir masyarakat yang dikelola oleh Bumdesma dengan unit usaha PT LKM. Bahwasanya dana bergulir masyarakat dilakukan dengan cara berkelompok tanpa agunan, sedangkan unit usaha PT LKM bisa dilakukan secara personal/individu dengan menggunakan agunan, juga bisa memberikan pinjaman dan pembiayaan skala mikro kepada masyarakat, menerima simpanan, jasa konsultasi pengembangan usaha dalam pembinaan dan pengawasan OJK.

    Bumdesma sebagai lembaga garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, OJK menerima amanah untuk mengawasi pengelolaan simpan pinjam yang dilakukan secara individu . Pilihan yang rasional adalah mendirikan PT LKM, Untuk mendirikan PT LKM ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, ada tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap tindaklanjut. Proses pendirian PT LKM ke OJK akan kami bantu sepenuhnya asal ada komitmen untuk mencukupi dokumen yang diperlukan, karena beberapa Bumdesma yang mengajukan ijin ketika ada kesalahan yang harus dibenahi trus tidak segera ditindaklanjuti sehingga memperpanjang proses perijinan demikian ditegaskan Dyah Purnamasari nara sumber dari OJK perwakilan Kediri.

    Dalam kata penutup ditegaskan oleh Kepala DPMD bahwasanya akan diterbitkan surat keputusan Bupati tentang petunjuk teknis asistensi kepengurusan kepemilikan legalitas ijin pendirian dan operasional lembaga keuangan mikro oleh OJK melalui Program BUMI ANJUK LADANG bagi Bumdesma di Kabupaten Nganjuk. ( Ang )

  • Keren! Desa Klagen Nganjuk Jadi Desa Cerdas Lewat Aplikasi.

    Keren! Desa Klagen Nganjuk Jadi Desa Cerdas Lewat Aplikasi.

    Nganjuk – Desa Klagen di Nganjuk memiliki aplikasi pintar yang dapat membantu warga dalam urusan perizinan dan dapat digunakan untuk transparansi keuangan desa.
    Desa Klagen adalah salah satu desa di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Desa ini berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Nganjuk. Suasana damai, sejuk menjadi pertanda ketika kita memasuki desa ini.

    Emak-emak bersepeda, berlalu lalang, para Petani yang bergembira bekerja di tengah sawah, tanaman bawang merah yang ijo royo-royo, adalah pemandangan khas dari desa ini. Setiap sudut area persawahan terhampar luar tanaman bawang merah. Iya, petani Nganjuk memang terkenal sebagai petani bawang merah yang terkenal tangan dinginnya.

    Yang paling menarik dari Desa Klagen ini adalah bahwa desa ini sudah menerapkan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan desa. Aplikasi android itu disebutnya Smart Village, ‘Desa Cerdas’.

    Dengan aplikasi ini, masyarakat Desa tidak perlu lagi datang ke desa untuk mengurus surat-surat. Melalui aplikasi ini Desa juga aktif memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

    Selain itu, melalui aplikasi ini, desa juga melaporkan keuangan desa, utamanya terkait pertanggungjawaban penggunaan dana desa. Jadi, masyarakat jadi tahu digunakan apa saja dana desa tersebut secara real time.

    Baca juga: Tari Remo: Sejarah, Gerakan, hingga Keunikannya
    Fitur dari aplikasi ini diantaranya adalah:

    1. Informasi Desa
    2. Laporan Keuangan
    3. Layanan Kependudukan
    4. Layanan Perizinan
    5. Layanan Surat Menyurat

    Fitur informasi desa berisi informasi umum dari desa yang penting diketahui oleh masyarakat. Fitur keuangan berisi laporan pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa.

    Selanjutnya, fitur kependudukan berisi layanan terkait kependudukan, misalnya laporan kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk.

    Fitur layanan surat menyurat melayani permohonan surat dari desa terkait: Surat Keterangan Penduduk, Surat Keterangan Bepergian, Surat Keterangan Pindah Tempat, Surat Keterangan Tidak Mampu, dan Surat Keterangan Miskin. Fitur perizinan berisi layanan permohonan izin mengadakan kegiatan dan sebagainya.

    Baca artikel detikTravel, “Keren! Desa Klagen Nganjuk Jadi Desa Cerdas Lewat Aplikasi” selengkapnya https://travel.detik.com/domestic-destination/d-5308937/keren-desa-klagen-nganjuk-jadi-desa-cerdas-lewat-aplikasi.

    Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

  • Penyemprotan Pupuk Cair dengan Drone Mulai Dikenalkan kepada Petani di Nganjuk.

    Penyemprotan Pupuk Cair dengan Drone Mulai Dikenalkan kepada Petani di Nganjuk.

    NGANJUK, KOMPAS.com – Para petani di Desa Musir Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), mulai dikenalkan teknologi pesawat nirawak (drone) untuk penyemprotan pupuk cair di lahan pertanian. Penyemprotan ini dilakukan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) bekerja sama dengan TodayTech selaku penyedia drone pertanian, Senin (22/11/2021). Kegiatan ini disaksikan puluhan petani dan Kadis Pertanian Nganjuk, Judi Ernanto. AVP Penjualan Wilayah Jatim 1 PT Pupuk Indonesia Wawan Arjuna mengatakan, penyemprotan pupuk cair dengan drone di Desa Musir Lor ini bertujuan mengedukasi petani atas penggunaan teknologi pertanian. “Drone ini merupakan salah satu teknologi baru yang sebenarnya ditekankan oleh Kementerian Pertanian juga, dengan harapan ke depan itu sektor pertanian lebih mudah dalam penggunaannya dan menyenangkan,” jelas Wawan di Nganjuk, Senin.

    Wawan melanjutkan, pemanfaatan drone di bidang pertanian sebenarnya menguntungkan para petani. Terlebih saat ini bidang pertanian kekurangan sumber daya manusia (SDM) produktif akibat minimnya minat generasi muda. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email “Jadi ini salah satu upaya kita mengenalkan teknologi-teknologi kemudahan aplikasi pertanian,” bebernya. “Efektivitasnya penggunaan drone ini (sebagai media penyemprotan pupuk cair) memang lebih cepat sih. Jadi satu hektare sampai satu setengah hektare ini kurang lebih pelaksanaanya antara 15 sampai 20 menit,” lanjut Wawan.

    Kadis Pertanian Nganjuk Judi Ernanto mengakui penggunaan drone sebagai media penyemprotan pupuk cair memang lebih efektif dibanding manual. Biaya pemupukan juga lebih murah. “Cuma sekarang ini masih aplikasi (percontohan), dalam rangka kita melihat efektivitas waktu dan tenaga. Ya nyatanya seperti yang hari ini kita praktikkan, ini luasan berapa, ini 15 menit sudah selesai,” tutur Judi. Kendati demikian, Judi mengakui pemanfaatan drone di bidang pertanian masih cukup berat. Apalagi biaya membeli drone mahal, mencapai puluhan juta rupiah. “Artinya kalau sisi kepemilikan (drone) memang berat,” sebutnya.

    Hari Ini Salah satu petani asal Desa Musir Lor, Rusyanto (54), juga menyampaikan hal yang sama. Rusyanto mengaku tertarik dengan teknologi drone, namun dirinya terkendala di persoalan biaya. “Itu (drone) mahal harganya, katanya Rp 80 juta. Padahal seperti saya petani guram (kecil). Tapi kalau ada bantuan ya mau saja,” ujar Rusyanto.

    Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Penyemprotan Pupuk Cair dengan Drone Mulai Dikenalkan kepada Petani di Nganjuk”, Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/11/22/162955878/penyemprotan-pupuk-cair-dengan-drone-mulai-dikenalkan-kepada-petani-di?page=all#page2.
    Penulis : Kontributor Nganjuk, Usman Hadi
    Editor : Dheri Agriesta

  • Berharap Hasil Padi Nganjuk Meningkat Kemendes Beri Bantuan Mesin Penggilingan Padi.

    Berharap Hasil Padi Nganjuk Meningkat Kemendes Beri Bantuan Mesin Penggilingan Padi.

    NGANJUK – Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu daerah penerima bantuan mesin penggilingan padi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengembangan Kawasan Perdesaan (PKP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia. Bantuan itu diberikan  kepada Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Mandiri Kecamatan Tanjunganom, kemarin.

    Dirjen PKP Kemendes PDTT Prof Dr Ahmad Erani Yustika berkesempatan melakukan seremonial serah-terima. Bantuan mesin penggilingan senilai Rp 1 miliar itu diharapkan berdampak kepada peningkatan hasil panen padi di Kabupaten Nganjuk.

    “Saatnya sumber daya ekonomi desa bisa dikelola sendiri. Banyak potensi yang tidak dikuasai desa. Dengan bantuan ini, diharapkan desa mengelola potensi pertaniannya sebaik mungkin. Sehingga, peningkatan panen akan berdampak pada kesejahteraan petani,” kataya pada pembukaan yang digelar di Dusun Bangbogo, Desa/Kecamatan Tanjunganom tersebut.

    KAPASITAS BESAR: Puluhan undangan menyaksikan langsung operasional perdana mesin penggilingan padi yang kapasitasnya bisa mencapai lima ton per jam. (Syahrul Andry – RadarKediri/JawaPos.com)

    Untuk diketahui, peresmian bantuan mesin penggilingan padi itu dihadiri oleh Plt Bupati Nganjuk Abdul Wachid Badrus. Dalam sambutannya, bupati yang akrab disapa Gus Wachid ini menyambut baik bantuan dari Kementerian Desa itu. “Masyarakat Nganjuk mayoritas petani. Tentu sangat bermanfaat, terutama bagi petani yang tergabung pada bumdesma ini,” ujarnya.

    Selain itu, lanjut Gus Wachid berharap para petani anggota bumdesma mandiri bisa memanfaatkan mesin penggilingan padi itu sebaik mungkin. Sebab, mesin itu satu-satunya yang ada di Kabupaten Nganjuk.

    “Silakan digunakan dengan baik. Semoga hasil panen akan bertambah dan dengan menggunakan mesin penggilingan ini semakin menaikkan nilai ekonomis padi maupun beras,” lanjutnya.

    Berbeda dengan mesin penggilingan lainnya, mesin bantuan dari Kemendes itu berukuran sangat besar. Kapasitas penggilingan padi tiap jam bisa mencapai lima ton.

    Sistem kerja mesin penggilingan juga sudah otomatis. Sehingga, setelah bulir padi dimasukkan, otomatis beras akan terpisah dari kulit. Kemudian, bulir padi yang utuh dan pecah kecil-kecil juga langsung terpisah.

     

    Sumber: https://radarkediri.jawapos.com/ekonomi/20/01/2018/berharap-hasil-padi-nganjuk-meningkat

  • Pemkab Nganjuk Terus Dorong Upaya Pengembangan BUMDes lewat Pemanfaatan Potensi Desa.

    Pemkab Nganjuk Terus Dorong Upaya Pengembangan BUMDes lewat Pemanfaatan Potensi Desa.

    SURYA.CO.ID | NGANJUK – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk berupaya mendorong pengembangan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam memanfaatkan potensi Desa.

    Hal itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa, dan meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa.

    Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Hari Jatimiko mengatakan, upaya yang dilakukan Dinas PMD untuk kepentingan tersebut dengan mengadakan kegiatan Training of Trainers (ToT) BUMDes Development Service.

    Kegiatan tersebut merupakan salah satu fasilitas yang diberikan Pemkab Nganjuk dalam rangka upaya pengembangan BUMDes.
    .
    “Setidaknya ada dua titik berat materi ToT, yakni menyelesaikan masalah yg ada di desa dan  upaya memanfaatkan potensi yang ada di desa,” kata Haris Jatmiko, kemarin.

    Menurut Haris Jatmiko, usai kegiatan ToT tersebut diharapkan ada tindak lanjutnya. Terutama dari pendamping desa di 20 kecamatan di seluruh Kabupaten Nganjuk dalam  menyalurkan pengetahuan kepada Pendamping Lokal Desa.

    “Kami optimis, jika dikelola dengan tepat maka BUMDes akan memberi manfaat besar bagi desa yang luar biasa. Untuk itu, mari terus belajar demi berkembangnya BUMDes di Kabupaten Nganjuk,” ucap Haris Jatmiko.

    Sementara Praktisi BUMDes Kabupaten Nganjuk, Supriyadi menjelaskan, ada beberapa peralatan dan dukungan untuk membangun BUMDes.

    Yakni BUMDes Model Canvas sebagai peralatan untuk merencanakan dan mengevaluasi BUMDes, BSC BUMDes sebagai alat untuk mengukur kinerja BUMDes.

    Disamping itu, juga diperlukan Sistem Informasi Akuntansi BUMDes sebagai aplikasi tata kelola keuangan BUMDesa berbasis Cloud ERP atau online yang terintegasi.

    “Mulai dari BUMDes, Pemdes, Kecamatan dan Dinas PMD setidaknya memiliki peralatan tersebut. Dan Desa yang membutuhkan aplikasi akuntansi selayaknya dengan mudah disediakan dengan cepat dan disertai panduan,” kata Supriyadi.

    Dan yang tidak kalah penting, tambah Supriyadi, yakni pendamping desa yang selalu mendukung dan memberi layanan pembelajaran serta konsultasi ke desa maupun BUMDes.

    “Tentunya sistem, alat dan SDM pendukung adalah formula Dinas PMD Kabupaten Nganjuk dalam melayani bertumbuh kembangnya BUMDes,” tutur Supriyadi.

    Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Pemkab Nganjuk Terus Dorong Upaya Pengembangan BUMDes lewat Pemanfaatan Potensi Desa, https://surabaya.tribunnews.com/2021/04/02/pemkab-nganjuk-terus-dorong-upaya-pengembangan-bumdes-lewat-pemanfaatan-potensi-desa.
    Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin